Ciri Ciri Penyakit ADHD dan Gejalanya

Wednesday, May 25th 2016. | ADHD

Ciri Ciri Penyakit ADHD dan Gejalanya

Pengertian Penyakit ADHD

Penyakit ADHD atau attention deficit hyperactivity disorder lebih sering dikenal dengan istilah hiperaktif. ADHD adalah gangguan jangka panjang yang menyerang jutaan anak dengan ciri atau gejala-gejala yang dapat berlangsung hingga dewasa. Siapa saja mempunyai kemungkinan untuk menderita penyakit ADHD, tetapi ini umumnya dialami oleh orang-orang dengan gangguan belajar.

Beberapa ciri atau gejala dalam perilaku yang dialami penderita ADHD meliputi sulit konsentrasi serta munculnya perilaku hiperaktif dan impulsif. Gejala-gejala ADHD umumnya terlihat sejak usia dini dan cenderung makin jelas ketika terjadi perubahan pada situasi di sekitar sang anak, misalnya mulai belajar di sekolah. Sebagian besar kasus ADHD terdeteksi pada usia 6-12 tahun. Anak-anak dengan ADHD cenderung rendah diri, sulit berteman, serta memiliki prestasi yang kurang memadai.

ADHD cenderung lebih sering terjadi dan mudah terdeteksi pada laki-laki daripada wanita. Contohnya anak laki-laki umumnya mempunyai perilaku yang lebih hiperaktif sementara wanita cenderung lebih diam, tetapi sulit untuk berkonsentrasi.

Proses Diagnosis ADHD

Tidak semua anak yang sulit berkonsentrasi dan hiperaktif pasti menderita ADHD. Anak-anak yang sehat umumnya sangat aktif dan sering membuat orang tuanya kewalahan.

Oleh sebab itu, proses diagnosis ADHD membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak. Sejumlah pemeriksaan fisik serta psikologis dari dokter anak dan ahli psikiatri akan dijalani oleh penderita ADHD.

Faktor Risiko Dalam ADHD

Penyebab ADHD belum diketahui dengan pasti. Tetapi sejumlah penelitian menunjukkan bahwa beberapa faktor yang dapat mempengaruhi tingkat risiko seseorang. Faktor-faktor risiko tersebut antara lain faktor keturunan, pengaruh kelainan pada sistem saraf pusat, serta pengaruh kelahiran prematur.

By: Ciri ciri penyakit

tags: , , , , ,